Saat detikbandung berusaha menelusuri alamat sekertariat KMB, yang diperoleh di lokasi ternyata hanya berupa kos-kosan mahasiswa dan karyawan. Ada 10 kamar dan satu ruang studio musik di kos-kosan dua lantai tersebut. Tiga kamar di atas dan 7 kamar di bawah. Ruang studio musik pun berada di lantai bawah. Setiap kamar langsung menghadap halaman.
Saat detikbandung tiba pukul 15.30 WIB, Jumat (8/8/2008), ada empat pemuda yang dua di antaranya berbadan besar mengenakan kaos hitam duduk di pinggir jalan tepat depan rumah nomor 14. Mereka asik ngobrol sambil memperhatikan orang yang lalu lalang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat detikbandung bertanya kepada orang yang main gitar di halaman belakang mengenai sekertariat KMB, mereka mengaku tidak tahu. "I kos-kosan, bukan sekretariat KMB. Saya belum pernah dengar kelompok itu. Coba tanya ke ruang studio," ujarnya.
Saat bertanya kepada orang yang dipanggil Bang Jhon di ruang studio musik, Jhon pun mengaku tak pernah mendengar KMB.
Sementara itu menurut tukang bakso keliling yang tiap hari berjualan di sekitar daerah itu, rumah nomor Jalan Sapu Jagat No 14 memang hanya kos-kosan. "Itu sering dijadikan tempat nongkrong. Orang disana banyak, kan ada studio musik," ujarnya pedagang bakso itu.
(ern/ern)











































