Penjaja Merah Putih di Bandung Berjualan Nonstop

Penjaja Merah Putih di Bandung Berjualan Nonstop

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 06 Agu 2008 11:29 WIB
Penjaja Merah Putih di Bandung Berjualan Nonstop
Bandung - Memasuki awal Agustus, penjual bendera merah putih mulai menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Naluri jeli dengan memanfaatkan momen perayaan HUT RI, sepertinya terpatri di benak para pedagang musiman ini.

Pantauan detikbandung di sepanjang Jalan Diponegoro mulai depan Pusdai hingga Gasibu, sedikitnya ada 15 orang yang berjualan. Mayoritas dari mereka berasal dari Garut.

Menurut Dadan Warsita (20), salah satu pedagang, dirinya sengaja sambangi Bandung untuk sekadar mencari rejeki musiman. "Semua yang berjualan bendera di Jalan Diponegoro ini kebanyakan dari Leles, Kota Garut. Lumayan lah, cari untung setahun sekali," jelasnya kepada detikbandung, Rabu (6/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walau sudah berjualan sejak akhir Juli lalu, ia mengaku hasilnya belum begitu laris manis. Bisanya, kata dia, daya beli konsumen terasa menggeliat sebelum lima hari perayaan Dirgahayu RI. "Itu pun berdasarkan pengalaman saya yang tiga tahun ini jualan bendera," ujar Dadan.

Harga bendera yang ditawarkan para pedagang di tempat ini bervariatif. Harganya mulai Rp 14 ribu hingga Rp 100 ribu. "Intinya, ya tergantung ukuran. Lebih besar, maka lebih mahal," katanya.

Bendera yang ia jual diperoleh dari Garut. Lajang lulusan SMP ini membawa membawa 40 kodi. "Paling yang laku terjual ditergetkan 25 kodi. Itupun hingga waktu agustusan tiba," katanya.

Dadan menambahkan, ia dan pedagang lainnya saat ini mesti rela bermalam di atas trotoar. Maka itu, tak ada batas waktu untuk siap melayani pembeli. "Melihat kondisi ini, maka jualan pun harus nonstop," ujarnya sembari merapikan bendera.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads