Meneg KUKM Tantang ITB Bantu Pengrajin

Meneg KUKM Tantang ITB Bantu Pengrajin

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2008 16:40 WIB
Bandung - Peningkatan kualitas industri kerajinan di Jabar tidak luput dari teknologi. Meneg KUKM menantang ITB untuk ciptakan teknologi yang dapat bantu peningkatan kuantitas pasar.

"Nonsen kalo kalau kita ingin perbaiki produk tanpa adanya teknologi," tutur Meneg KUKM Suryadaharma Ali, saat memberikan sambutan di Acara Workshop dan Temu Pasar Kerajinan Bambu di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka 118, Bandung.

Suryadharma mencontohkan produk tikar mendong yang dibuat di Tasikmalaya masih dibuat secara manual. Sedangkan permintaan atas tikar tersebut sangat banyak.

"Ada 200 ribu jemaah haji dari Indonesia yang berangkat ke tanah suci tiap tahunnya. Nah itu merupakan pasar potensial. Namun sayang, para pengrajin tikar di Tasikmalaya tidak mampu memenuhi permintaan karena proses pembuatannya masih manual," terang Suryadharma.

Selama ini jemaah haji Indonesia mempergunakan tikar dari China yang tidak ramah lingkungan. Padahal tikar mendong mempergunakan bahan baku ramah lingkungan dan terbukti lebih baik dari pada tikar China.

"Sangat disayangkan ketika pasar sudah ada namun tidak sanggup untuk menenuhi pesanan, maka dari itu saya tantang ITB mampu tidak membantu pengrajin?" tantang Suryadharma.

Sambutan yang diberikan sekaligus pembukaan acara, dengan ditandai pemecahan kendi sebagai simbol bahwa segala masalah harus dapat dipecahkan.

Setelah pembukaan acara disambung dengan meninjau produk bambu dan rumah seni bambu yang berada di Saung Angklung Udjo. (afz/afz)


Berita Terkait