Pembukaan simposium yang rencananya dilakukan oleh Menbudpar Jero Wacik dibuka oleh Rektor Unpad Ganjar Kurnia. Dalam sambutannya, Ganjar menyatakan bahwa naskah merupakan hal yang sangat penting.
"Di Jabar ada ribuan naskah yang belum digarap dan dalam naskah tersebut banyak hal yang bermanfaat," jelas Ganjar dalam pembukaan Simposium, Senin (4/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mempelajari naskah akan bermanfaat untuk kehidupan akan datang," tuturnya.
Simposium ini merupakan rangkaian sekaligus acara musyawarah nasional ke-4 Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Mannasa). Dalam acara ini pengunjung juga dapat melihat contoh-contoh naskah kuno dan benda-benda kuno seperti replika batu tulis yang dipinjam dari Museum Sri Baduga, Mushaf Sundawi, proses pembuatan pemahatan aksara di tunggul kayu jati dan proses pembuatan kertas saeh yang biasa digunakan dalam penulisan naskah kuno.
(ema/afz)










































