Aren, Alternatif Lain Untuk Bahan Bakar

Aren, Alternatif Lain Untuk Bahan Bakar

- detikNews
Sabtu, 02 Agu 2008 15:28 WIB
Aren, Alternatif Lain Untuk Bahan Bakar
Bandung - Ketika krisis energi terus menghampiri, maka diperlukan alternatif lain untuk menghalau krisis tersebut. Di Sulawesi Utara misalnya, jika anda mengenal aren sebagai bahan baku gula, tidak begitu dengan mereka.

Aren ternyata tak hanya bisa diolah menjadi gula dan minuman tapi bisa menjadi bahan baku untuk pembuatan bioetanol. Selain ramah lingkungan, bioetanol ini juga lebih murah.

Workshop pembuatan bioetanol ini dapat ditemui di even Bandung Kotaku Hijau, Lapangan Tegallega, Sabtu-Minggu (2-3/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Komisaris Utama PT Seho Energi, Johan A. Mononutu, populasi pohon aren di Minahasa Selatan dan Minahasa Utara sebanyak 3 juta.

"Baru 30 persennya saja dari satu pohon yang dimanfaatkan yaitu jadi gula dan minuman sisanya kami manfaatkan sebagai bioetanol," jelas Johan.

Menurut Johan, teknologi yang digunakan adalah teknologi dalam negeri binaan dan arahan dari BPPPT. "Namun baru tiga bulan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal," ungkapnya.

Johan mengatakan, untuk yang kadar bioetanol 40-50 persen bisa digunakan untuk pengganti minyak tanah, untuk kadar 80-90 persen bisa digunakan sebagai bahan bakar diesel atau genset sedangkan untuk kadar 90-100 persen bisa digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.

Pembuatan bioetanol ini melalui dua proses yaitu destilasi (penyulingan) dan dehidrasi. Destilasi tahap perubahan hingga menjadi etanol 90 persen. Sedangkan tahap dehidrasi mengubahnya menjadi bioetanol murni.

"Dari satu pohon bisa menghasilkan 1 liter etanol tiap hari dengan harga Rp 5.500Β  per liter," tuturnya. Sejak awal pembuatan hingga saat ini sudah menghasilkan omzet sebesar Rp 1 miliar.

Menurut Johan, pihaknya meminjamkan alat untuk memproses aren jadi bioetanol kepada kelompok-kelompok petani aren. Setelah menjadi bioetanol baru dibeli oleh perusahaannya.

"Ya, dari masyarakat untuk masyarakat," tandasnya.
(ema/ern)


Berita Terkait