Bocah Perempuan Asal NTT Nyasar di Bandung

Bocah Perempuan Asal NTT Nyasar di Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 02 Agu 2008 13:39 WIB
Bocah Perempuan Asal NTT Nyasar di Bandung
Bandung - Bocah perempuan bernama Nur Aeni Idris berusia 8 tahun yang diduga berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) terlunta-lunta di Bandung. Dia ditemukan oleh sopir angkot yang curiga saat Nur tak juga turun dari angkot, meski sudah sampai di pemberhentian terakhir.

Nur naik angkot jurusan Stasiun Hall-Sadangserang dari Taman Makam Pahlawan ke arah stasiun Bandung. Meski sudah tiba di pemberhetian terakhir di stasiun Bandung, Nur yang mengenakan seragam SD dan kerudung putih ini, tetap diam, tak mau turun juga.

Nur pun tak menjawab saat ditanya tujuannya. Akhirnya sang sopir kembali membawa Nur ke lokasi dia naik di Taman Makam Pahlawan. Karena tak juga tahu tujuan pulangnya, akhirnya Nur dibawa ke Polsek Cibeunying Kaler.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut salah satu anggota polisi Aiptu Udi SY, sang sopir dan Nur tiba sekitar pukul 11.00 WIB. "Saya sempat membawa dia dua sekolah yang dekat sini yaitu SD Cikutra dan Bojong Koneng. Tapi anaknya bilang, bukan itu sekolahnya," ujarnya.

Bocah perempuan berkulit hitam ini mengenakan seragam merah putih tanpa bet sekolah. Dia membawa tas selempang yang terbuat dari kain. Di dalam tasnya terdapat lima buku tulis dan satu rapor yang disitu tertulis namanya Nur Aeni Idris dan nama sekolahnya yaitu SD Inpres Umapura NTT. Tertulis nama orangtua bocah, Usman dan Hafijah Usman.

Rapor semester II kelas 1 tahun 2007-2008 tertanggal 21 Juli 2008. Artinya jika memang benar identitas bocah perempuan ini sama dengan di rapor, pada 21 Juli lalu dia masih berada di NTT.

Sikap diam Nur juga ditunjukan saat wartawan berusaha mengorek keterangan darinya. Ketika ditanya naik angkot sama siapa, Nur menjawab tidak tahu. "Engga tahu," jawabnya saat ditanya dia sekolah dimana.

Jika dari pembaca ada yang mengenalnya, silahkan hubungi Polsek cibeunying Kaler Jalan Cikutra Barat No 5 dengan no telpon 022 2504137. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads