Bandung - Pasca pelemparan molotov Jumat (1/8/2008) Malam di kantor DPD PKS Kota Bandung, di Jalan Kinanti No 7 Bandung, aktivitas para kader dan simpatisan berjalan seperti biasa. Tidak terlihat pengamanan khusus dari pihak kepolisisan. Namun, pengamanan internal ditingkatkan.
"Jika hari biasa dijaga oleh dua orang simpatisan, malam ini kita menambahkan dua orang untuk antisipasi hal serupa terjadi," ujar salah seorang petugas keamanan DPD PKS Bandung, Agus Mardiana, ketika ditemui detikbandung di kantor DPD PKS Kota Bandung, Sabtu (2/8/2008).
Berdasarkan pantauan detikbandung, hingga pukul 9.00 WIB, kesibukan berjalan seperti biasa. Sekitar 15 orang simpatisan tengah mempersiapkan leaflet yang akan dipergunakan untuk kampanye terakhir pasangan cawalkot Trendi. Terlihat beberapa orang tengah membaca koran dan menelepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemparan molotov terjadi sekitar pukul 20.00 WIB oleh dua orang tak dikenal dengan menggunakan motor jenis matic. Kedua orang tak dikenal tersebut sempat melemparkan 2 botol yang berisikan minyak tanak berikut sumbu. Walaupun demikian, molotov yang dilemparkan tersebut tidak meledak dan tidak menyebabkan korban jiwa.
(ahy/ern)