"Ada 3.500 warga yang memiliki hak pilih di GCA atau 1.500 kepala keluarga. Sebanyak 95 persen, siap memenangkan Trendi. Hal ini dikarenakan adanya kontrak politik tentang penolakan PLTSa yang akan dibangun dipemukiman sekitar GCA," kata Koordinator Aliasi Warga Tolak PLTSa M Tabroni saat ditemui di lokasi kampanye Trendidi komplek ruko GCA blok B-1, Jumat (1/8/2008).
Sebagai bentuk dukungan nyata mereka akan berkampanye tentang sampah dalam kampanye putaran terakhir Trendi hari Senin (4/8/2008) di Monumen Perjuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butir ketiga yaitu merealisasikan penanganan sampah secara holistik dari hulu hingga hilir berbasis keterlibataa masyarakat luas, bertekad akan melaksanakan konsekuen dan konsisten hingga sistem butir pertama hingga ketiga.
Butir terakhir, jika mengingkari fakta intergitas maka bersedia dikenai sanksi moral untuk dituntut warga dan berani mundur dari jabatannya sebagai walikota.
Warga GCA sangat yakin bahwa jika Trendi menang dalam Pilwalkot nanti, maka PLTSa tidak akan dibangun.
"Kalau Trendi menang maka pembangunan PLTSa akan dibatalkan. Jika Trendi terpilih dan menyalahi fakta integritas dengan membangun PLTSa akan kita lawan karena perjuangan kita panjang. Sudah hampir 2 tahun kita berjuang. Tapi saya yakin kemungkinan Trendi mengingkarinya (fakta intergritas - red) sangat kecil," jelas M Tabroni. (afz/ern)










































