"Sepinya pengunjung karena sudah tidak ada lagi kepedulian masyarakat terhadap kebudayaan. Coba saja pertunjukan Agnes Monica, pasti banyak yang datang. ," kata perajin souvenir yang terbuat dari bambu Enggan Permana (54) saat ditemui detikbandung di standnya, Kamis (24/7/2008).
Hal senada juga disampaikan oleh Kurnia yang membuka stand Batik Kurnia. Dirinya merasa promosi yang dilakukan oleh panitia kurang, sehingga tidak bisa menarik banyak pengunjung dalam kegiatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan detikbandung, sampai pukul 16.00 WIB area craft, kuliner dan pakaian terlihat sepi. Hanya sedikit orang pengunjung yang tampak. Kebanyakan dari mereka hanya jalan-jalan dan bertanya-tanya tanpa membeli.
"Dari pagi sepi, sampai saat ini belum ada yang beli. Paling hanya tanya-tanya saja. Kalau kemarin ramai, mungkin karena hari pembukaan," katanya penjaga stand Komunitas Hong, Windi (18).
Hal senada juga disampaikan oleh penjaga stand Galeri 16, Piranti (18). Gadis cantik ini mengatakan bahwa di stand tempatnya berjualan baru ada pembeli setelah pukul 12.00 WIB.
"Lumayan ada yang dateng, kalau tadi sebelum jam 12.00 WIB sepi banget. Mungkin malam hari baru ramai karena banyak orang yang melihat pertunjukan kalaupun melihat pameran hanya melihat-lihat saja," katanya di stand yang memamerkan bambu craft (kerajinan dari bambu - red).
Saat ini tampak para seniman sedang latihan untuk pertunjukan malam hari.
(afz/ern)










































