Ketiga kyai tersebut merupakan kyai NU, Muhammadiyah dan dari FPI. Yang menarik, dalam orasinya ketiga kyai sepakat bahwa di masa kepemimpinan Dada Rosada, lokalisasi Saritem berhasil ditutup.
"Saritem yang telah berdiri selama 200 tahun lamanya berhasil ditutup oleh Dada Rosada. Maka dari itu kita harus kembali memilih Dada Rosada menjadi walikota," kata mantan ketua FPI Bandung Syaiful Abdulah dalam orasinya di atas panggung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pendukung Persib tidak dukung Dada Rosada kualat hukumnya," katanya disambut riuh kata-kata 'hidup Dada-Ayi'.
Sebelumnya Dada Rosada dan Ayi Vivananda melakukan kampanye terbuka di tempat yang sama yaitu di lapangan Tegallega. Setelah menyampaikan orasi politiknya, mereka memisahkan diri untuk berkampanye di 8 kecamatan yang berbeda. (afz/ern)










































