Masing-masing calon diberi kesempatan 30 menit. Pasangan Dada-Ayi mendapat giliran pertama. Di hadapan ratusan hadirin yang memadati ruangan paripurna, Dada-Ayi menyampaikan tujuh program prioritas yang akan mereka lakukan, yaitu perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan, kemakmuran, lingkungan, agama, seni dan budaya, serta olah raga.
Misi yang sama pun disampaikan pasangan Taufikurahman-Deni Triesnahadi yang mendapat giliran kedua. Meski Trendi menambah satu misi priotiotas yaitu mewujudkan pemerintah yang bersih dan profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berbeda dengan pasangan Endang Hudaya Prawira-Nahadi (Hadi). Ada lima misi yang dijabarkan untuk menuju Bandung sejahtera, yaitu kesehatan gratis untuk keluarga miskin, pelayanan air bersih pada 80 persen warga kota, pendidikan pelayanan sekolah gratis bermutu hingga SMU bagi warga miskin dan bea siswa 151 siswa miskin ke perguruan tinggi per tahun.
Selain itu membangun infrastruktur pendidikan keagamaan, pembangunan 30 sanggar seni budaya, pembangunan satu gedung kesenian representatif. Tak hanya itu pasangan Hadi pun berjanji akan mempertahankan pasar tradisional. Terakhir, Hadi berjanji akan mengembangkan 1550 wirausaha muda independen yang tersebar di RT dan RW.
Usai menyampaikan visi dan misinya, ketiga pasangan bersalaman dengan 45 anggota dewan dan juga tamu undangan. Sementara itu, puluhan pendukung Dada-Ayi masih berkumpul di halaman gedung DPRD Bandung. (ern/ern)











































