Hal ini mengemuka dalam hasil survey yang dilakukan Lenskep yang disampaikan kepada wartawan di RM Ampera, Jalan Supratman, Selasa (22/7/2008). Survey menggunakan multi stage random sampling dengan sampling error 4,6 persen. Menurut Kepala Staff Divisi Litbang Lenskep Jalu Pradono, survey dilakukan dua kali, pada akhir Mei dan awal Juli.
Pada awal Mei, jumlah responden yang disurvey sebanyak 440 orang. Saat itu, kata dia, masing-masing calon belum mempunyai pasangan. Dada Rosada mempunyai peluang sangat besar untuk lolos sebagai pemenang dalam Pilwalkot mendatang. Dia menempati posisi nomor satu dengan raihan suara 51,1 persen. Kemudian Taufikurahman 7,5 persen, dan Endang Hudaya Prawira 5,5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu alasan para responden tidak memilih calon bervariatif. Pasangan Dada-Ayi tidak dipilih karena diragukan kredibilitas pengalaman maupun kinerja yang telah dilakukan. Sedangkan Trendi dan Hadi mayoritas keduanya tidak dipilih karena kedua pasangan ini tak dikenal track recordnya.
"Masing-masing calon masih dapat memperbaiki, sampai dengan tanggal 10 mendatang," ujar Jalu Pradono. Selain itu, Jalu menuturkan jika hasil survey ini bisa menjadi modal awal dalam melakukan kampanye nanti. (ern/ern)
