Hade Tanggapi Rusuh Bobotoh di Siliwangi

Hade Tanggapi Rusuh Bobotoh di Siliwangi

- detikNews
Senin, 21 Jul 2008 00:38 WIB
Hade Tanggapi Rusuh Bobotoh di Siliwangi
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan wakilnya, Dede Yusuf, turut menjadi saksi ulah rusuh suporter Persib Bandung saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Siliwangi, Minggu (20/7/2008). Apa tanggapan mereka?

Orang nomor satu dan dua di provinsi tersebut, yang selama pilkada dikenal dengan istilah 'Hade' itu hadir di tengah stadion dan duduk di tribun utama untuk mengikuti pertandingan sejak menit pertama.

Namun mereka harus pula menyaksikan aksi tidak terpuji dari bobotoh "Maung Bandung" saat melakukan pelemparan ke arah lapangan di menit-menit terakhir, karena kecewa tim kesayangannya tertinggal 1-3 dari musuh besarnya itu, sehingga pertandingan sempat dihentikan sekitar 20 menit.

Kepada wartawan Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan, "Kejadian seperti ini tentu sangat disesalkan. Tetapi saya tetap bangga dengan semangat bobotoh dalam mendukung Persib. Dalam kondisi seperti ini banyak pihak dirugikan, mereka juga dirugikan."

Ketika ditanya apakah kerugian yang dimaksud karena kurang baiknya penampilan wasit, Heryawan menjawabnya diplomatis.

"Semua orang bisa menilai dari sudut pandang masing-masing. Bisa jadi wasit merasa keputusannya sudah benar, tetapi orang lain bisa melihatnya tidak demikian. Beginilah permainan ini," jawabnya.

Sementara itu Wagub Dede Yusuf memberi perhatian khusus pada stadion. Ia menyatakan perlu pembangunan stadion baru dengan kapasitas yang dapat menampung penonton lebih besar.

"Salah satu solusinya adalah membangun stadion baru yang dapat menampung jumlah penonton. Stadion ini (Siliwangi-red) terlalu padat," ujarnya seusai pertandingan.

Dede juga menilai pertandingan sudah cukup baik. Menanggapi ulah rusuh bobotoh, ia mengatakan bahwa ulah tersebut tidak bisa dihindari.

"Pemain Persib sudah bagus dan bobotoh tidak bisa dihindari karena melihat ketimpangan dalam pertandingan tadi," ujarnya.

Di tempat berbeda Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, Iwan Kartiwan, mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan jumlah tiket yang sesuai dengan kapasitas tribun stadion.

"Jumlah tiket yang dikeluarkan sesuai dengan kapasitas penampungan. Jadi tidak mungkin overload," tegas Iwan.

(a2s/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads