Selesai pertandingan Persib-Persija yang diwarnai kerusuhan, sekitar 500-an bobotoh melakukan konvoi sepeda motor ke berbagai arah dari Stadion Siliwangi. Polisi pun membuarkannya.
Beberapa tempat yang dilalui konvoi tersebut adalah perempatan Jl. Cihampelas. Di sana mereka sempat berhenti selama 15 menit untuk menyetop kendaraan yang lalu lalang dengan cara melakukan free style dengan motornya. Aksi tersebut diulangi di Jl. Wastukencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dari informasi yang didapat detikbandung, ada beberapa mobil yang kacanya dipecahkan oleh massa beratribut Persib di depan Bandung Indah Plaza (BIP) dan di daerah Cicaheum. Ketika detikbandung mengecek ke lokasi, tampak banyak bekas pecahan kaca di depan BIP.
Juga, sepanjang jalur yang dilalui konvoi tadi, banyak baligo pilwalkot yang dirusak, seperti yang terdapt di Jl. Cihampelas, Jl. Wastukencana, dan Jl. Merdeka. Pembatas jalan beberapa juga dijatuh-jatuhkan oleh bobotoh.
Seorang pengendara mobil berplat 'B' bernama Andi (45 th) mengakui dirinya khawatir menjadi sasaran kemarahan suporter Persib jika kalah dari Persija, yang dikenal musuh besarnya. Padahal ia berasal dari Bandung, hanya kebetulan membeli mobil di Jakarta.
"Kalau kayak begini terus, mendingan saya balik nama saja," ujarnya saat ditemui detikbandung.
Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan Persib-Persija diwarnai dengan aksi pelemparan oleh suporter tuan rumah di lima menit terakhir, saat kedudukan 3-1 untuk tim tamu. Akibat kerusuhan tersebut pertandingan dihentikan sekitar 20 menit, sebelum dilanjutkan dan skor akhir menjadi 3-2.
(a2s/lom)











































