Kelima korban berinisial IA (17), IL (17), YN (17), MN (18), dan TR (18) tersebut tiba dengan menggunakan pesawat jenis Boing milik penerbangan Merpati. Mereka didampingi LSM Yayasan Bahtera.
Dari keterangan salah seorang pendamping dari Yayasan Bahtera yang turut mengantar Tamami Zain, mereka dipekerjakan di sebuah lokalisasi Kepulauan Riau (Kepri) setelah sebelumnya diiming-imingi pekerjaan dengan gaji besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus terungkap setelah kepolisian Balerang Kepri melakukan operasi terhadap budak seks di bawah umur pada awal bulan Juli lalu, bekerjasama dengan Yayasan Bahtera dan Save The Children.
Untuk saat ini kelima korban tersebut diinapkan di sekretariat Yayasan Bahtera di Jl. Karasak Cada Ngampit No 11, Bandung. Pagi ini kelima korban traficking ini diberangkatkan ke Polda Jabar untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. (ahy/lom)










































