Dihubungi melalui telepon, Jumat (11/7/2008) siang, Ketua API Jabar Ade Sudrajat menyatakan bagi kalangan industri tekstil di Jabar adanya pengalihan jam kerja dari hari kerja biasa menjadi weekend, tak masalah.
"Menggeser pekerjaan dari hari kerja biasa menjadi weekend, bisa-bisa saja bagi industri. Tapi ingat disini ada tiga pihak yang terlibat, ada industri, pemerintah dan pekerja. Kalau salah satu komponen tidak setuju ya sulit," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah mau engga membuka pelayanan pada Sabtu-Minggu, seperti bea cukai. Mereka mau engga masuk pas libur. Kalau mereka engga, ya tetap akan repot," kata Ade.
Ketika disinggung mengenai adanya tuntutan buruh yang meminta adanya kenaikan upah pada saat bekerja Sabtu-Minggu, Ade menyatakan hal itu tidak bisa dilakukan.
"Loh mereka kan bekerja bukan di hari libur. Liburnya kan diganti jadi hari biasa. Ya jadi ga bisa ada penambahan upah. Ini kan darurat, rasanya semua pihak harus mau berkorban buat negara. Persoalannya sekarang, mau engga berkorban buat negara," pungkasnya. (ern/ern)











































