Seperti yang dituturkan oleh saksi mata yang juga sekaligus karyawan YPK Nana Saputra (45), gedung tersebut runtuh dua kali.
"Terjadi dua kali runtuhan. Yang pertama pukul 16.00 WIB dan kedua pukul 20.30 WIB hari Senin (7/7/2008). Pertama runtuh atapnya saja dan yang runtuhan kedua itu runtuh semuanya menimpa lemari arsip. Untung tidak ada siapa-siapa saat itu," kata Nana Saputra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung tua yang menempel dengan gedung Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) bukan satu kesatuan dengan gedung YPK, hanya dinding yang saling tempel.
"Itu di luar bangunan YPK. Cuma menempel saja. Walaupun seperti itu untuk sementara kita tampung dulu mereka yang melakukan aktifitas di gedung. Mereka akan dialihkan sementara," kata Ketua Dewan Kurator YPK Uu Rukmana saat ditemui detikbandung di lokasi reruntuhan, Selasa (8/7/2008). (afz/ern)











































