"Kalau nanti kondisi kesehatan Apep berangsur pulih, keluarga akan mengadakan syukuran. Ya, sebab Allah masih memberi keselamatan," ujar orangtua Apep, Handi (47) kepada detikbandung, Selasa (8/7/2008).
Saat kejadian berlangsung, Handi merekam jelas ketika tumpukan tanah yang tiba-tiba ambrol menerkam tubuh Apep beserta Toto dan Ade Pian. Sembari dag dig dug, Handi yang turut juga bekerja, berjuang menggeruk tanah dengan kedua tangannya guna meraih anak bungsunya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan sebelumnya, tiga pekerja bangunan tertimbun tanah saat membuat pondasi untuk bangunan rumah tinggal di Jalan Bukit Dago Pakar Timur, Senin (7/7/2008).
Pada peristiwa tersebut, Toto harus meregang nyawa akibat kehabisan nafas. Sementara Apep dan Ade Pian selamat dengan menderita luka-luka. Mereka berdua sempat mendapat perawatan di ruang UGD RS Boromeus, Bandung. (bbp/afz)











































