Di tengah kenaikan harga BBM, penemuan ini tentu menjadi perhatian warga. Mereka datang berbondong-bondong untuk mengambil air yang diduga bercampur dengan minyak tersebut.
Seperti yang dituturkan oleh salah seorang warga, Endang (61), parit ini ditemukan oleh Ismadi, seorang warga yang memiliki ternak kambing dan servis televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ayal penemuan ini disambut baik warga RW 06 dan RW 23. Walaupun belum jelas apakah cairan itu minyak atau bukan, warga beramai-ramai mengambil cairan tersebut menggunakan jerigen.
"Ada yang bawa jerigen ukuran 5 liter sampai 20 liter. Saya sendiri berhasil mengumpulkan 2 jerigen ukuran 3 liter dan 5 liter," kata Endang.
Endang sendiri sangat yakin bahwa cairan yang dia dapatkan dari parit tersebut adalah minyak. Endang memperlihatkan cairan dalam jerigen kepada detikbandung.
Tampak terlihat dua cairan yang terpisah seperti layaknya air dengan minyak. Saat cairan tersebut dimasukkan ke dalam kompor, kompor tersebut menyala seperti wajarnya kompor yang mempergunakan minyak tanah.
Saat ini belum ada penjelasan dari pihak terkait perihal munculnya cairan yang diduga minyak dari dalam tanah ini. Warga masih berkerumun dan melihat sisa genangan minyak. Berdasarkan penuturan warga hari ini tidak sebanyak kemarin, tidak banyak yang mengambil cairan tersebut. (afz/ern)











































