"Wakil walikota ataupun walikota adalah masyarakat biasa. Tentu saya akan memberikan dan melayani masyarakat kota Bandung, intinya saya bukan bertipikal penguasa tapi pemimpin seklaigus pelayan kepada masyarakat," jelas Abu Syauqi dalam diskusi di sekretariat FDWB, Jalan Singaperbangsa, Rabu (2/7/2008).
Dia juga mengatakan, selama ini dia bukan tipe yang suka duduk berlama-lama di kusri atau banyak berdiam diri. Tapi dia lebih suka langsung bersosialisasi kepada a masyrakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai seorang pemimpin, lanjut Syauqi, dirinya tidak ingin disambut secara berlebihan.
"Jangan terlalu berlebihan lah kalau nanti ada sambutan kalau saya datang ke suatu tempat. Ada makanan ini itu yang menyangkut dengan kewewahan itu, tidaklah," tambahnya.
(ema/ern)











































