Ditipu Teman Sendiri, Chairul Batal Ikut SNMPTN

Ditipu Teman Sendiri, Chairul Batal Ikut SNMPTN

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 02 Jul 2008 11:57 WIB
Ditipu Teman Sendiri, Chairul Batal Ikut SNMPTN
Bandung - Para calon mahasiswa yang akan mengikuti SNMPTN sebaiknya belajar dari kasus Chairul Amri (18). Lulusan SMA 12 Bandung ini tak bisa mengikuti ujian karena tertipu oleh seseorang yang baru dia kenal 6 bulan terakhir. Membeli formulir bukan langsung dari panitia, akhirnya Chairul harus gigit jari.

Didampingi oleh orangtuanya, Chairul mendatangi Sekretariat Panitia SNMPTN lokal Bandung, Jalan Ganesha, Rabu (02/07/2008). Chairul menuturkan dirinya mengetahui penutupan pendaftaran pada 25 Juni 2008, padahal jadwal yang benar tanggal 28 Juni. Dua hari sebelumnya, saat akan membeli formulir, dia ditawari formulir oleh teman yang baru dia kenal 6 bulan terakhir, Erfan. Erfan mengaku lulusan siswa SMA 5 dan berasal dari Cijerah.

"Erfan mengaku engga jadi ikut SNMPTN. Makanya dia jual ke saya. Karena malas ngantre, ya udah saya beli formulir dari Erfan seharga Rp 200 ribu," tuturnya. Formulir resmi yang dijual panitia sendiri harganya Rp 150 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian sehari setelahnya, bersama Erfan, dia mengembalikan formulir ke ITB. Chairul mengaku dibawa ke sebuah ruangan. Dalam ruangan itu, ada dua wanita. Dia lalu menerima kartu peserta dan buku petunjuk. Namun, kartu tersebut dibawa oleh Erfan yang berjanji akan menyerahkan kartu peserta itu pada saat ujian.

"Semalam saya gelisah, karena Erfan belum juga menyerahkan kartu. Saya engga tahu nomor dan lokasi tempat ujian. Trus saya telepon Erfan semalam, dia bilang nanti dikasih pas di lokasi. Dia bilang lokasi ujian saya ada di YPKP," tuturnya.

Tadi pagi, Chaerul langsung ke YPKP untuk mengecek ruangan tempat ujian. Hingga ujian akan berlangsung, Erfan tak juga muncul. Teleponnya pun tak bisa dihubungi. "Saya juga kaget, tempat duduk yang ada nomor saya sudah diisi oleh orang lain," ujarnya dengan wajah ditekuk.

Salah satu panitia SNMPTN kemudian mengecek nama Chairul dari data peserta. Ternyata memang tak ada nama yang bernama Chairul. Niat Chairul untuk mendaftar ke Unpad jurusan Manajemen dan UPI jurusan Ekonomi pusus sudah. (ern/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads