Sekertaris eksekuif panitia SNMPTN lokal Bandung, Asep Gana Suganda, mengatakan jumlah peserta SNMPTN sebanyak 27.029 calon mahasiswa, termasuk 9 peserta tunanetra. Mereka akan dibagi ke dalam 12 rayon dengan 88 lokasi ujian.
Untuk program IPC terdiri dari tiga rayon. Rayon pertama, lokasinya di UPI dan SMP 12. Rayon kedua di Unpad dan SMA PGII I Bandung, dan rayon ketiga lokasinya di ITB, SD dan SMP Darul Hikam, dan Unpas Fisip.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rayon ketiga IPS, lokasinya berada di SMK Merdeka, Itenas, SMA Sumatera 40, SMP dan SMA PGII 2 serta SMA 14. Rayon keempat di STIE Tridarma, USB YPKP, SMP 27, SMA 10, SMP dan SMA YAS, dan UPI SPOK. Sedangkan rayon kelima, di SMP 13, SMP 28, SMK 3, SMA 8, SMKN 8, SMKN 4.
Untuk program IPA, terdiri dari empat rayon. Rayon pertama di SMA 2, SMA Pasundan 2, SMA pasundan 8, STBA Yapari, Unisba, dan Unpas. Rayon kedua SMP 40, STHB, Unpad Mipa, SMK 1, SMP Pasundan 5, dan SMA Santa Angela. Untuk rayon ketiga berada di SMA 5, SMA 3, SMP 2, SMP 5, SMK BPP, SMP BB.
Sedangkan rayon keempat, lokasinya di SMA 20, SMK 2, SMP dan SMA Taruna Bakti, SMP 7, SMA Kartika III, SMK Kartika III, SMP 14, SMA Santa Maria, dan SMP 22.
"Kami sudah siap. Tapi tadi ada beberapa peserta yang masih menelepon menanyakan jadwal ujian. Kami imbau agar peserta membaca kembali buku panduan. Hari ini kami imbau peserta untuk menyurvei lokasi ujian agar besok tidak telat dan bingung," jelasnya.
Pada saat ujian, kata dia, setiap ruangan akan diawasi oleh dua orang pengawas. Masing-masing kelas terdiri dari 20 peserta.
"Kami imbau agar peserta engga mudah tergiur dengan joki. Kami akan terus awasi. Kemarin saja sudah ada tiga joki yang kami tangkap," tandasnya. (ern/ern)











































