"Apanya yang harus diperbaiki. Tempat latihan tembak untuk senjata laras pendek dan laras panjang ini sudah berstandar internasional," ujarnya saat ditemui di Lanud Sulaeman, Jalan Raya Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (26/06/2008).
Meskipun sempat terjadi insiden peluru nyasar, sekitar akhir 2007 lalu, ia mengatakan itu hanyalah suatu kecelakaan.
"Itu lumrah lah. Itu kecelaaan dan tidak sering. Nih seperti saya," tutur Nairiza sembari menunjukan kaki kanannya yang patah karena jatuh saat terjun bebas.
Menurutnya ke depan insiden peluru nyasar diharapkan tak terulang lagi. Ia menambahkan, aktivitas latihan menembak tetap berjalan seperti biasa. "Latihan tembak jadwal rutinnya setiap Kamis pagi. Kecuali Kamis ini, karena ada upacara sertijab komandan Korps Paskhas," terangnya.
Pada 13 November 2007, sejumlah peluru yang digunakan menembak dalam latihan, memantul ke rumah penduduk sekitar. Bahkan peluru nyasar itu menyerempet kepala seorang warga.
(bbp/lom)











































