"Dilihat dari aspek popularitas dan netralitas Abu Syauqi, akhirnya kami memilihnya. Apa yang telah dilakukannya, masyarakat sudah tahu. Dia sebagai pendiri rumah zakat Indonesia dan juga ketua ikatan dai Indonesia," ujar Ketua DPD PKS Kota Bandung Haru Suandharu, usai deklarasi pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi di GOR C'tra, Jalan Cikutra, Minggu (22/06/2008).
Ketika ditanya peluang PKS memenangkan Pilwalkot mendatang, mengingat PKS hanya maju sendiri, Haru menyatakan optimis. "Melihat konstelasi politik sekarang ini, kami masih optimis," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haru menambahkan sebelum akhirnya memilih Abu Syauqi, PKS sempat melakukan komunikasi yang alot dengan PAN. Namun tidak mencapai kesepakatan dari para calon yang diajukan kedua belah pihak. "PAN punya lima calon yang diajukan dan kita tiga. Semuanya tidak ada yang kami sepakati," ungkapnya. (ern/ern)










































