Empat Ekor Ikan Menjadi Saksi Bisu Pembunuhan Sadis

Satu Keluarga Dibantai di Cimahi

Empat Ekor Ikan Menjadi Saksi Bisu Pembunuhan Sadis

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 20 Jun 2008 18:16 WIB
Empat Ekor Ikan Menjadi Saksi Bisu Pembunuhan Sadis
Bandung - Suasana rumah Oman Somantri tampak sederhana. Hanya ada satu sofa berwarna merah yang sudah kusam. Ditembok terdapat gambar Tsubasa yang dibawah gambar tersebut terdapat tulisan nama Dian Sahril Ramdan.

Diruang tamu yang berukuran 4x2,5 meter terdapat sebuah akuarium yang berisi empat ikan. Ikan ikan tersebut masih hidup karena gelembung udara masih menyala.

"Ikan ini menjadi saksi bisu peristiwa pembunuhan sadis tersebut. Bantu kami untuk mengungkap kasus ini," seloroh seorang petugas polisi, Jumat (20/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diruangan lain setelah ruang tamu ada satu ruangan memanjang. Terdapat lemari kayu besar berisi televisi berukuran 17 inch. Sebuah meja makan terhampar di tengah ruangan. Satu buah pakaian batik SMP 41 milik Dian tergantung di tali. Di dinding terdapat dua hiasan kaligrafi kecil dan besar serta gambar dua ekor kucing.

Diatas meja ada dua lembar soal dari sekolah mengaji Madrasah Diniyah PPI At-Taqwa. Nilai yang tercantum 9,75 dan 8,25 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Itu adalah nilai yang diperoleh Dian.

Oman Somantri, bersama istrinya Kokom Komara (42) dan anaknya Dian Sahril Ramdani (14) ditemukan tewas membusuk pada Rabu pagi (18/06/2008), di rumahnya di Kampung Citopeng Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi.

Polisi tidak menemukan kerusakan pintu akibat dibobol atau pun rumah yang acak-acakan. Selain motor, tidak ada barang berharga lainnya yang hilang. Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus ini. (afz/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads