Puluhan Warga Berjubel Saksikan Olah TKP

Satu Keluarga Dibantai di Cimahi

Puluhan Warga Berjubel Saksikan Olah TKP

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 19 Jun 2008 10:40 WIB
Bandung - Rasa penasaran warga Kampung Citopeng Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi terhadap kematian tragis keluarga Oman Somantri tak bisa dibendung. Puluhan warga tampak berjubel di kediaman Oman untuk menyaksikan olah TKP yang dilakukan oleh tim Puslabfor Mabes Polri, Kamis pagi (19/6/2008).

Olah TKP yang digelar sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB belum juga usai. Sedikitnya 50 warga berjubel di depan rumah Oman Somantri (53) yang tewas mengenaskan bersama istri dan anaknya, Kokom Komara (42) dan Dian Sahril Ramdani (14).

Sebagian warga ada yang berusaha mendekat pagar dan melongok ke dalam rumah yang pintu depannya dibiarkan terbuka. Pantauan detikbandung, di dinding ruang tamu terpasang tiga hiasan kaligrafi dan poster kapten Tsubasa yang bertuliskan nama Dian. Kemudian ada aquarium dan lukisan dua ekor kucing. Ada meja kecil dan sofa merah yang telah usang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditemui dilokasi, Kasatreskrim Polresta Cimahi AKP Arif Fajarudin mengatakan olah TKP dilakukan dua angggota Puslabfor Mabes Polri. "Mereka sedang mencari petunjuk yang bisa mengarah kepada pembunuhan ini," ujarnya.

Menurutnya hingga kini, kepolisian belum menemukan titik terang pelaku pembunuhan sadis satu keluarga ini. "Kami sudah periksa 10 saksi, tapi belum ada titik terang yang mengarah kepada tersangka," katanya.

Satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya sendiri di Kampung Citopeng Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Rabu pagi (19/6/2008).

Ketiga korban yaitu Oman Somantri (53), Kokom Komara (42), dan Dian Sahril Ramdani (14). Mereka ditemukan tewas membusuk di kediamannya di dalam ruangan  terpisah, Rabu pagi (18/6/2008).

Menurut dokter forensik RSHS, mereka kemungkinan dibunuh dua hari sebelum ditemukan. Ketiga jenazah mengalami luka parah di bagian kepala akibat benda tumpul dan benda tajam. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini