Setelah resmi mendeklarasikan diri di Hotel Horison Bandung, Jalan Pejuang 45, dengan Dada-Ayi langsung meluncur ke KPU Bandung. Selain mereka ikut juga para pimpinan partai pengusung tingkat kota, seperti Ketua DPC PDIP Bandung Isa Subagja, Ketua DPC Golkar Bandung Asep Dedi, dan Ketua DPD PAN Deden Rukman Rumadji.
Massa kader dari partai pengusung sekitar 500 orang pun turut menemani mereka dengan berkonvoi dengan menggunakan roda empat dua. Akibatnya sejumlah ruas jalan yang dilalui macet. Apalagi ketika mereka sudah sampai di kantor KPU, macet terjadi hingga MTC, Jalan Soekarno Hatta atau sekitar 1 km dari KPU.
Dada-Ayi diterima langsung oleh Ketua KPU Bandung Benny Mustofa dan anggota KPU Hari Sapari. Saat formulir diserahkan, gemuruh tepuk tangan dari para pendukung menggema. Tak hanya itu, kesenian Benjang yang dibawa pun memainkan musiknya makin ramai di halaman KPU Bandung.
"Pasangan Dada-Ayi ini merupakan pasangan yang pertama mendaftar," ujar Benny. Kemudian Benny memberikan petunjuk teknis mengenai proses selanjutnya. Menurutnya pada 24 Juni mendatang, para pasangan calon akan dites kesehatan.
Saat meninggalkan KPU, meski sudah resmi mundur dari walikota, pengawalan Dada sangat ketat. Puluhan orang dari berbagai ormas membentuk barikade saat Dada-Ayi keluar dari kantor KPU.
(ern/ern)











































