Demikian diakui pemilik sejumlah FO di Bandung, Perry Tristianto Tedja. "Sampai tahun 2002 omzet FO stabil dibandingkan sekarang yang turun 20-30 persen," jelasnya.
Menurut Perry yang mengelola kurang lebih 12 FO ini keberadaan tol Cipularang mengurangi greget wisatawan Jakarta terhadap FO. Sebab menurutnya, ketika akses ke Bandung sulit, maka orang-orang akan jarang datang ke Bandung dan belanja pun seperti kesurupan saking jarangnya.
"Kemudahan itu membuat gereget belanja jadi berkurang. Paling ke Bandung cuma numpang makan saja," jelas Perry.
Apalagi, tambahnya, jika Bandung dijadikan satelitnya Jakarta. "Buat apa ke Bandung karena apa di Jakarta pun semua sudah ada misalnya gedung-gedung tinggi atau mall-mall," ujarnya.
Untuk itu Perry mengharapkan agar pemerintah pun mempertahankan nilai-nilai pariwisata Bandung dengan baik tanpa harus mengubah segi heritagenya. (ema/afz)











































