IPDN pernah memecahkan rekor "Pemrakarsa dan Penyelenggara Penulisan Pernyataan Sikap Moral pada Kain Terpanjang" dari Muri.
Sebanyak 4.659 praja menuliskan curahan hatinya dengan menggunakan 1.500 spidol merah, hitam, dan biru di atas bentangan kain putih sepanjang 4.700 meter pada 25 April 2006 lalu.
"IPDN dulu pernah dapat piagam tapi dibatalkan karena waktu itu IPDN sudah berjanji bahwa dalam waktu satu tahun tidak terjadi tindakan kekerasan. Tapi sayang dalam waktu satu tahun terjadi tindakan kekerasan," kata ketua umum Muri Jaya Suprana saat ditemui usai acara Act Now! Commitment Gathering Toward Low Carbon Society di Sabuga, Selasa (17/6/2008).
Karenanya, kata dia, piagam rekor Muri secara otomatis dicabut dengan sendirinya.
Berbeda dengan rekor-rekor sebelumnya, untuk rekor Muri yang diberikan ke IPDN memiliki tenggang waktu. Jika sampai tanggal 25 Mei 2008, ikrar yang dituangkan dalam spanduk itu bisa diwujudkan, rekor tersebut menjadi milik IPDN, namun jika yang terjadi sebaliknya maka rekor itu otomatis dicabut.
Usai kematian Cliff Muntu, praja IPDN terus melakukan aksi kekerasan seperti kematian Wendi Budiman, warga Jatinangor, sebulan setelah kematian Cliff Muntu. Terakhir, adanya praja yang menusuk praja. (afz/ern)











































