Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jabar Roni Tabroni mengatakan Dukungan Muhammadiyah Bandung menunjuk kembali Dada Rosada menjadi walikota, merupakan hal yang tidak perlu dianggap salah. Sebab, langkah tersebut lumrah dilakukan oleh ormas manapun.
"Pada dasarnya ormas apapun bagian dari kekuatan politik. Tetapi jangan seperti peran-peran ormas menyerupai parpol," ujar Roni kepada detikbandung, Selasa (17/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roni juga menjelaskan ikhwal sikap politik Muhammadiyah Bandung tersebut harus ditilik terlebih dahulu alurnya. Selama langkah Muhammadiyah Bandung tersebut dalam konteks untuk pencerahan dan dakwah, sah-sah saja karena tidak menyalahi misi Muhammadiyah.
"Lagipula sikap ini tak masalah. Karena sikap warga Muhammadiyah pada dasarnya tidak perlu garis komando. Sebab orang Muhammadiyah sudah pada cerdas," ujarnya.
Saat ditanya apakah sikap politik ini sudah sesuai prosedur, ia menjawab di Muhammadiyah tidak ada prosedurnya. "Yang jelas, sebagai ormas Islam, Muhammadiyah memiliki tugas untuk melakukan pencerahan politik kepada ummat. Dasarnya ialah dakwah amar maruf nahyi munkar," pungkasnya.
Berbeda dengan pendapat Ketua PW Muhammadiyah Jabar Dadang Kahmad sebelumnya. Dia menyatakan bahwa langkah Muhamadiyah Bandung memberikan dukungan kepada Dada Rosada dinilai menyalahi platform Muhammadiyah. Sebab dalam
aturan, Muhammadiyah tidak boleh aktif dalam politik praktis.
(bbp/lom)










































