Demikian disampaikan Kepala Biro Umum Pemprov Jabar, Daud Ahmad. "Mengenai adanya alternatif rumah dinas lain, itu harus dibicarakan lagi. Kita mesti berbicara dengan berbagai pihak," ujarnya saat ditemui detikbandung di Gedung Sate, Jl Diponegoro, Sabtu (14/6/2008).
Daud mengakui rumah tersebut memiliki fasilitas parkir yang tidak memadai. Namun, sambung Daud, tugas biro umum yang terbatas membuat dirinya tidak bisa langsung memutuskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pihak biro umum sendiri, kata Daud, hanya memiliki satu fasilitas rumah yaitu yang akan ditempati Dede Yusuf. "Itu yang kita kelola, fasilitasnya baru itu saja," jelasnya.
Sebelumnya, mantan Wakil Gubernur Jabar, Nu'man A Hakim menempati rumah tersebut hanya tiga tahun pertama masa jabatannya. Sedangkan dua tahun terakhir hanya digunakan untuk menerima tamu tetapi tidak untuk bermalam.
Ditambahkan Daud, bangunan rumah tersebut dibangun di atas tanah seluas 800-1000 meter persegi.
(ema/ern)










































