Pengusaha 'Korban' Ahmad Zaini Masih Berharap

Berburu Dana Miliaran Rupiah

Pengusaha 'Korban' Ahmad Zaini Masih Berharap

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 12 Jun 2008 09:59 WIB
Pengusaha Korban Ahmad Zaini Masih Berharap
Bandung - Meski pihak keluarga membantah dan bahkan polisi pun menyatakan Achmad Zaini Suparta (52) penipu, namun ternyata harapan masih tersimpan dari pengusaha yang sempat dijanjikan akan diberikan pinjaman lunak.

"Iya hari ini dua minggu setelah pertemuan kemarin. Waktu itu memang Pak Ahmad Zaini janji mau ngasih dana kepada beberapa perusahaan setelah dua minggu," ujar pengusaha Agrobisnis asal Garut, Jajang Bahrudin Holidin, saat dihubungi detikbandung, Kamis (12/6/2008).

Jajang merupakan salah satu pengusaha yang turut hadir dalam pertemuan 29 Mei lalu di Villa Istana Bunga. Saat ditanya apakah dalam dua minggu ini sempat ada komunikasi dengan Ahmad Zaini atau dengan orang terdekatnya, Jajang mengaku tidak ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi pernah sehari atau dua hari setelah pertemuan di Istana Bunga, Ummi Zakiroh (orang terdekat Ahmad Zaini-red) SMS saya. Isinya meminta saya agar tidak terpengaruh oleh media," tutur Jajang yang mengaku sebagai anggota ICMI pusat ini.

Jajang bercerita dia dijanjikan akan mendapatkan dana sebesar Rp 24,3 triliun. Dana tersebut bukan hanya untuk usahanya, namun juga untuk membantu APBD Kabupaten Garut dan membangun sekolah.

"Kalau saya sih berbaik sangka. Kalaupun engga jadi, ya engga apa-apa. Toh saya tidak dimintain uang," ujarnya saat ditanya apakah dirinya masih berharap mendapatkan kucuran dana dari Ahmad Zaini.

Ketika ditanya lebih lanjut, bagaimana dia masih berharap sementara keberadaan Ahmad Zaini saja tak dia ketahui, Jajang mengatakan sesuai janji Ahmad Zaini di Parongpong, dua minggu ini dia berada di Bali. "Dulu katanya dua minggu ini dia di Bali untuk meninjau lokasi sirkuit F1 yang akan dia bangun," ujarnya.

Sementara saat detikbandung mencoba menghubungi sekretaris pribadi Ummi Zakiroh yang merupakan orang terdekat Ahmad Zaini, teleponnya tidak bisa dihubungi. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini