Perampok Didor Polisi, Pengelola Warnet Sambut Gembira

Perampok Didor Polisi, Pengelola Warnet Sambut Gembira

- detikNews
Senin, 09 Jun 2008 11:37 WIB
Bandung - Komplotan perampok warnet telah menjadi momok yang menakutkan bagi para pengusaha warnet di Bandung. Kabar tewasnya pelaku perampokan warnet Zam-zam karena didor oleh polisi, disambut baik para pengelola warnet. Jika diibaratkan seperti angin segar di tengah panas terik matahari.

"Saya jelas menyambut baik dan mengucapkan selamat atas prestasi kepolisian. Ini seperti angin segar bagi kami. Saya harapkan ini menjadi momen untuk menciptakan kembali suasana aman dan kondusif bagi pengusaha warnet," ujar pengelola warnet Asanet yang berada di jalan PHH Mustofa, Agus Santoso, saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin (9/6/2008).

Menurutnya kabar mengenai tindakan tegas dari polisi tersebut, diharapkan menjadi efek jera terhadap para pelaku perampokan lainnya. "Jadi komplotan perampok lain yang akan beraksi mikir dulu. Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi mereka," harapnya.

Komentar yang sama juga dilontarkan pengelola warnet Cartoonet, Suseno Widi. Pada September 2007 silam, Cartoonet sempat menjadi korban komplotan perampok spesialis warnet. Saat itu, 14 unit PC, satu unit televisi, dan uang sebesar Rp 300 ribu berhasil digasak oleh para pelaku. Hingga kini, Widi mengaku belum ada kabar yang jelas apakah para pelaku berhasil ditangkap atau tidak.

"Mungkin dengan melihat banyaknya perampokan yang belum tertangani selama ini, kabar tertembaknya para pelaku oleh polisi membuat kami sebagai pengusaha warnet merasa lega," tuturnya.

Selama ini, kata Widi, para pengusaha warnet berpikiran jika polisi sengaja membiarkan para perampok beraksi. Namun dengan adanya kabar bahwa polisi sudah mulai bertindak tegas, Widi mengaku merasa sedikit tenang.

(ern/ern)


Berita Terkait