Warnet Zam-zam Dirampok, Pelaku Pakai Senpi

Warnet Zam-zam Dirampok, Pelaku Pakai Senpi

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 09 Jun 2008 10:04 WIB
Bandung - Kembali warnet 24 jam menjadi sasaran komplotan perampok. Sekitar tiga orang pelaku menyatroni warnet Zam-zam, Jalan Sarimanah No 84 Sarijadi Bandung, pukul 04.00 WIB, Senin (9/6/2008). Para korban disekap di kamar mandi dan pelaku berhasil menggondol scanner, satu unit CPU, dan satu unit handphone milik konsumen.

Menurut operator warnet, Heri (27), sekitar pukul 04.00 WIB, pintu warnet yang sejak pukul 00.00 WIB ditutup diketuk oleh seseorang dari luar. Dikira konsumen, Heri tak menaruh curiga dan langsung membukakan pintu. Baru saja pintu terbuka, seorang pria berkupluk langsung mendorong Heri. "Dia langsung menodongkan pistol laras pendek ke arah saya," tuturnya saat ditemui di warnet Zam-zam.

Kemudian masuk dua orang ke dalam warnet. Dua konsumen yang tengah main internet pun tak luput dari ancaman para pelaku. Handphone milik salah satu konsumen dirampas pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Heri dan dua konsumen digiring menuju kamar mandi. Mulut ketiganya dilakban. Begitu pula kedua tangannya dilakban dengan posisi di belakang punggung. "Tiarap-tiarap, kalau tidak kamu mati," ujar Heri menirukan ancaman pelaku.

Saat kejadian, sebenarnya ada dua konsumen lainnya yang berada di lantai dua. Operator warnet lainnya bernama Gandi tengah tertidur di kamar belakang. Sementara OB, Isam, tengah berada di kamar mandi satunya lagi. Warnet Zam-zam beroperasi di bangunan dua lantai. Ada 24 PC yang biasa dipergunakan konsumen.

Pada saat para pelaku beraksi, Dian (25) yang berniat masuk warnet merasa curiga. Karena melihat mobil avanza hitam dengan mesin menyala dan pintu terbuka terparkir di halaman warnet. "Seperti ada orang mau pindahan," jelas Dian di lokasi kejadian.

Karena curiga, akhirnya Dian memberitahu seorang tukang ojeg yang sedang mangkal di pangkalan ojeg, tak jauh dari warnet. Kemudian, Dian dan tukang ojeg kembali ke warnet, namun tak berani masuk. Kemudian dengan tergesa-gesa, pelaku langsung melarikan diri dan berhasil membawa scanner, 1 unit PC, dan 1 unit handphone milik konsumen. Beruntunglah, tukang ojeg berhasil mencatat nopol mobil pelaku yaitu B 2369 HI.  
 
"Mungkin karena takut melihat orang yang bolak-balik di halaman, para pelaku cuma mengambil 1 CPU dan scanner. Dikira-kira, para pelaku menggasak barang hanya sekitar 10 menit," ujar Heri.

Sementara itu, Isam yang baru keluar dari kamar mandi kaget melihat warnet dalam kondisi berantakan. "Kabel-kabel berserakan dan Heri engga ada. Lalu saya bangunkan Gandi yang lagi tertidur," ujar Isam.

Kemudian, Gandi langsung menelepon Polsek Sukasari dan melaporkan kejadian tersebut. Heri dan dua konsumen lainnya berhasil membebaskan diri dan keluar dari kamar mandi, tanpa bantuan siapa pun.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini