Mau Hemat Listrik? Konsultasikan ke Klinik

Mau Hemat Listrik? Konsultasikan ke Klinik

- detikNews
Sabtu, 31 Mei 2008 10:19 WIB
Bandung - Terjadinya pemadaman secara bergiliran di sejumlah wilayah di wilayah Jabar dan Banten terjadi karena adanya kelebihan beban listrik di wilayah tersebut. Untuk mengurangi beban, PLN mengajak masyarakat untuk melakukan penghematan listrik.

Untuk masyarakat yang kurang paham mengenai cara menghemat listrik, sejak minggu lalu PLN membuka klinik konsultasi hemat listrik di semua unit PLN.

Disampaikan Manager Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jabar-Banten, Sumarsono masyarakat bisa memanfaatkan media tersebut untuk mengetahui bagaiman cara menghemat listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya menyalakan televisi dalam keadaan stand by akan memakan tenaga 25 watt . Semakin keras suara televisinya akan memakan watt makin tinggi. Kalau dikalikan akan terbuang berapa kian juta," jelasnya saat dihubungi detikbandung, Sabtu (31/5/2008).

Contoh lain, lanjutnya, rice cooker tidak boleh terus menerus dipasang. Petugas klinik nantinya akan memberikan catatan-catatan detil tentang kenapa penghematan harus dilakukan.

"Hal ini tidak disadari oleh masyarakat," ujarnya.

Menurut Suamrsono sudah ada beberapa orang yang datang untuk mencari informasi dari klinik. Mereka pun jadi mengurangi pemakaian listrik. Jika hal itu terus dilakukan, maka lambat laun defisit listrik akan berkurang.

Selama ini, lanjutnya, masyarakat memiliki salah persepsi. Himbauan hemat energi bukan berarti masyarakat tidak mampu membayar. "Mereka mampu, tapi kalau menghemat energi yang tidak perlu akan lebih efektif. Dananya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain," ujarnya.

Saat ditanya sampai kapan klinik akan dibuka, Sumarsono menyatakan akan terus dibuka. Dikatakannya, klinik ini tidak hanya terkait degan pemadaman atau krisis tapi lebih pada sisi edukasi.

"Kalau engga perlu ngapain digunakan, padahal mengeluarkan biaya," tandasnya.
(ema/ema)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini