Diakui Ketua Forum Warga Sanggar Hurip Rudi saat ditemui di Komplek Sanggar Hurip, Jumat (30/5/2008) dua hari lalu pengembang mendatangi rumah Ketua RT dan meminta menandatangani persetujuan pembangunan tower tersebut. Mereka meminta persetujuan tersebut atas nama warga. Pihak RT pun menolaknya.
Ketika esoknya dikonfirmasi kepada pengembang mereka mengakui bahwa mereka memakai jasa preman. Pengembang yang mengaku pernah menjadi pengembang komplek Sanggar Hurip ini pun tak jelas benderanya.
Sebelumnya, lanjut Rudi, Kamis malam (29/5/2008), pihak pengembang, kecamatan dan kelurahan sudah mensosialisasikan pembangunan tersebut pada warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga pun menyesalkan pihak kelurahan dan kecamatan hanya mensosialisasikan pembangunan tower tersebut tanpa meminta izin warga. (ema/ema)











































