Salah seorang mahasiswa di Bandung, Erik Taopik (24) mengatakan kisah Achmad begitu menarik. Namun dirinya tetap yakin, klaim dana menggiurkan ialah bohong belaka. "Yang membuat tidak ngeh, kenapa Achmad baru sekarang mengklaim dana dahsyatnya. Jangan-jangan dia (Achmad, red) sakit jiwa," ujarnya kepada detikbandung, Jumat (30/5/2008).
Erik menambahkan, baginya persoalan Achmad janganlah ditanggapi serius oleh masyarakat Bandung. "Pa Achmad ini seolah mengumbar janji. Saat ini masyarakat perlu bukti dan perbuatan. Kalau memang punya dana besar, sebaiknya tidak perlu membagi-bagikan uangnya. Harusnya bisa dengan cara memberikan sembako berton-ton kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti berita sebelumnya, Achmad Zaini mengaku memiliki dana dalam bentuk kolateral emas yang berasal dari warisan orangtuanya. Pria yang mengaku turunan Parabu Siliwangi mengklaim menyimpan dana sebanyak 20 kali lipat APBN Indonesia.
(bbp/lom)










































