Kantor Pos Bandung Jemput Bola Penerima BLT yang Jompo

Kantor Pos Bandung Jemput Bola Penerima BLT yang Jompo

- detikNews
Rabu, 28 Mei 2008 12:27 WIB
Bandung - Pengambilan dana bantuan langsung tunai (BLT) yang tak bisa diwakilkan oleh siapa pun bahkan oleh anak kandungnya sendiri, membuat petugas PT Pos jemput bola. Sekitar sepuluh orang warga miskin penerima BLT di Bandung yang sakit dan jompo didatangi petugas pada Rabu (28/5/2008).

Sepuluh orang itu tersebar di beberapa wilayah di Bandung. Kesepuluhnya selain sudah berusia lanjut juga karena sakit parah. Seperti Sahrami (87), warga Jalan Emong 94, yang sudah berusia lanjut. Dia tinggal bersama anaknya di rumah ukuran 3x4 meter berdinding triplek. Untuk menopang hidupnya sehari-hari, Sahrami membuka warung kecil-kecilan.

Pemberian langsung BLT ke warga tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Kantor Pos Besar Bandung, Imran Jubahar. "Ini sebagai salah satu bentuk pelayanan plus dari kantor Pos kepada warga yang berhak mendapatkan BLT tapi tidak bisa mengambil sendiri. Kami punya data ada 10 warga miskin yang jompo ataupun sakit yang tidak bisa ambil dana BLT sendiri," ujar Imran di sela-sela pemberian dana BLT kepada Tati Handayani (67), warga Gang Sukaresik 5 No 78/106.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tati sendiri tidak bisa mengambil dana BLT sendiri karena dirinya tidak bisa berjalan sama kali. Akibat kakinya dioperasi dua kali pada 2005 dan 2007, Tati tidak bisa berjalan lagi.

"Sehari-hari hanya tiduran. Untuk menopang kehidupan sehari-hari, ibu mengandalkan kami sebagai anak-anaknya," ujar Hendri (30), anak Tati yang berprofesi sebagai tukang parkir.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini