AC Mati dan Botol Alkohol Berserakan

Sidang Konser Maut

AC Mati dan Botol Alkohol Berserakan

- detikNews
Selasa, 27 Mei 2008 14:32 WIB
AC Mati dan Botol Alkohol Berserakan
Bandung - Sekitar 1500 tiket konser musik launching album terbaru grup band Beside habis terjual atau 2 kali lipat daripada kapasitas gedung. Dalam gedung AACC, AC mati sehingga udara di dalam gedung pengap dan bau alkohol menyeruak. Polisi menemukan botol minuman alkohol berupa bir dan mansion house berserakan.

Hal itu mengemuka dalam persidangan pertama kasus konser maut pada 9 Februari silam yang membuat tiga orang panitia menjadi terdakwa, di PN Bandung, Jalan LRE Martadinata, Selasa (27/5/2008). Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Arsil Marwan

Dalam berkas dakwaan yang dibacakan oleh JPU HG Zebua, penyelenggara konser membiarkan AC tidak menyala dan tidak berusaha menghentikan pemberian minuman beralkohol berupa bir dan mansion house kepada penonton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fakta tersebut diperkuat oleh keterangan saksi dari petugas polisi dari Polwiltabes Bandung. Sidang dakwaan langsung diteruskan dengan pemeriksaan saksi. Menurut petugas polisi tersebut, pada saat kejadian udara dalam gedung pengap dan di lantai berserakan botol alkohol.

Jaksa melanjutkan, Adhytia Arga Sasmita (25) sebagai ketua penyelanggara awalnya hanya akan mengundang 750 penonton sesuai kapasitas gedung. Namun pada kenyataannya, Adhytia memberikan 4 ribu lembar tiket kepada dua terdakwa lainnya yaitu Herdi Putra Nugraha dan Sugiyana, sebagai koordinator tiket. Kemudian 1500 lembar tiket habis terjual.

Panitia pun, kata jaksa, hanya menyediakan satu pintu keluar masuk yaitu pintu utama. Akibatnya terjadi desak-desakan dan dorong-dorongan, sehingga menyebabkan puluhan orang jatuh tertindih dan terinjak-injak.

Akibatnya 11 orang penonton tewas dan tiga luka-luka. Ke-11 penonton yang meninggal tersebut adalah Agung Fauzi Pratama, M Yusuf Ferdian, Tian Tristianto, Dadi Gunajaya, Ahmad Wahyu, Diki Zaelani Sidik, Rizali Mapuda, Novi Febriani, Ahmad Furqon Hamdani, Reza maulana, dan Entis Sutisna.

Sementara tiga korban luka yaitu Adit, Sopan, dan Deri.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads