Beberapa factory outlet (FO) bahkan langsung merasakan dampak dari kenaikan BBM dengan turunnya jumlah pengunjung, seperti dituturkan Supervisor Blossom Factory Outlet Chandra di daerah Dago.
"Akhir pekan ini omset kita turun 15-20 persen. Itu bisa saja dampak dari kenaikan BBM, karena pengunjung kita itu warga dari Jakarta mereka malas melakukan perjalanan," ujar Chandra, Senin (26/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengaruh yang belum terasa juga diungkapkan kasir Distro Oval Research di Jalan Sultan Agung. Namun tidak demikian dengan distro Unkl347 di Jalan Trunojoto. Koordinator toko Amet mengatakan, sejak pengumuman kenaikan BBM sudah terjadi lebih dari 10 persen penurunan pengunjung juga omset. "Jika rata-rata weekend 700 orang pengunjung, akhir pekan kemarin paling sekitar 600 pengunjung. Cukup terasalah," ujarnya.
Pengaruh kenaikan BBM diperkirakan tidak hanya akan memperbesar biaya akomodasi dari sisi transportasi bagi para para pelancong domestik di Bandung yang 80 persen berasal dari Jakarta. Namun biaya lain seperti penginapan serta makan dan sektor wisata lain juga diperkirakan terpengaruh. Namun berapa besar pengaruhnya masih belum bisa dipastikan. (lom/lom)











































