Aksi tersebut diikuti oleh 60 orang dimulai pukul 11.00 WIB. Dalam aksi ini mereka membentangkan dua kain putih sepanjang 4x1 meter yang bertuliskan 'Dari pemuda untuk bangsa'.
Para demonstran meminta pejalan kaki yang kebetulan lewat untuk membubuhkan tandatangan dan menuliskan aspirasi yang diharapkan. Ajakan ini cukup mengundang antusias para pejalan kaki. Tak hanya pemuda, anak kecil, bahkan ada satu orang bule yang kebetulan lewat ikut membubuhkan tandatangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta pemerintah lebih mengakomodir aspirasi dari pemuda. Makanya kami mendukung pemimpin dari kalangan pemuda," katanya.
Selain aksi unjuk rasa di depan BIP, kata Reza, mereka juga akan menggelar aksi sosial dengan menyebarkan 200 kuntum bunga yang akan diberikan kepada panti jompo dan orang-orang di jalan. "Kami juga akan bagikan 100 nasi bungkus dan 100 tikar ke panti jompo dan pengemis di jalanan," katanya.
Sekitar pukul 12.00 WIB, massa meninggalkan BIP dan bergerak menuju Kantor Balaikota, kemudian menggelar aksi sosial.
(ern/ern)











































