Dalam Dua Pekan IPDN Buat Geger

Praja Tusuk Praja

Dalam Dua Pekan IPDN Buat Geger

- detikNews
Kamis, 15 Mei 2008 19:32 WIB
Bandung - Hanya dalam dua pekan, kampus pencetak pamong praja IPDN kembali membuat geger. Setelah tanggal 4 Mei lalu Wasana Praja Chris Benard tewas overdosis alkohol, kini Kamis (15/5/2008) Madya Praja Vevi Aike Yandra ditikam oleh kawannya sendiri Muzian Beli. Jika diibaratkan, kasus kekerasan yang terus berulang di IPDN seperti keledai terperosok dalam lubang yang sama.

Belum terhapus dalam ingatan kita kematian Chris Benard, praja tingkat IV asal Kalimantan Tengah yang tewas akibat overdosis alkohol. Dia sempat dirawat beberapa hari di RS, sebelum akhirnya meninggal.

Semua media menyoroti kasus ini. Plt Rektor IPDN Johanis Kaloh menyatakan bahwa kematian Chris itu merupakan musibah dan bukan tanggungjawab lembaga. Karena Chris menengak minuman keras di luar kampus. Dengan lantang Kaloh menyatakan IPDN telah berubah. Tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan di lingkungan IPDN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun kenyataan berbicara lain. Selang 11 hari kemudian, hari ini 15 Mei 2008, kekerasan kembali terulang. Meski bukan dilakukan oleh senior ke junior seperti di masa lampau. Kini sesama praja satu tingkat pun saling tikam.

Permasalahnya hanya sepele. Menurut keterangan resmi dari IPDN yang diterima oleh redaksi detikbandung, penusukan Vevi oleh Muzian berawal dari jatuhnya pintu lemari belajar milik Vevi. Suara jatuhnya pintu lemari yang keras membangunkan Muzian yang sedang terlelap tidur siang.

Kemudian keduanya terlibat percekcokan, hingga akhirnya Muzian mengambil badik hiasan dan menusukannya ke paha kiri bagian belakang korban.Β 
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads