Mantan Mahasiswa Planologi Jadi Cawalkot Independen

Mantan Mahasiswa Planologi Jadi Cawalkot Independen

- detikNews
Kamis, 15 Mei 2008 09:45 WIB
Bandung - Jelang Pilwalkot Bandung Agustus mendatang, cawalkot dari jalur independen terus bermunculan. Dua mantan mahasiswa planologi pun mendeklarasikan diri sebagai Cawalkot Independen, yaitu Bernardus Rahardja Djonoputro sebagai cawalkot dan Tahar Oesman sebagai Wakil Walikota. Namun keduanya berasal dari perguruan tinggi yang berbeda, Bernardus dari Planologi ITB  sedangkan Tahar dari Planologi Unisba.  

Pasangan independen ini diusung oleh Gerakan Bandung Genah dan Jaringan Nusantara. Bernardus saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) dan pengusaha konsultan investasi. Semasa aktif sebagai mahasiswa di ITB , Bernardus pernah menyandang jabatan Ketua Himpunan Mahasiswa Planologi ITB. Sedangkan Tahar saat ini menjabat sebagai Ketua Di Inkindo Jawa Barat. Dia juga pegusaha konstruksi pada kegiatan pembangunan dan konsultasi di Bandung dan Jawa Barat.

Dalam release yang diterima detikbandung, Kamis Pagi (15/5/2008) Bernardus menyatakan Bandung memerlukan seorang CEO (Chief Executive Officer) yang memiliki leadership, merakyat dan memiliki kemampuan teknis mengelola kota secara mikro. "Sebagai perencana kota, kami adalah pasangan yang dibutuhkan Bandung untuk maju menyongsong era baru kejayaan Bandung," ujar Bernardus yang akrab disapa Aa Progo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bernardus, masalah kota Bandung adalah masalah manajemen kota. Untuk itu, pasangan ini mengusung program utama yaitu membuat Kesepakatan Warga (Citizen Charter) sebagai kontrak pengelola kota dengan warga nya mengenai Standar Pelayanan Minimum tiap Dinas.

"Kesepakakan ini akan terbuka dan transparan, dan akan memiliki rewards and punishment nya. Jadi nanti, billboard-bilboard, website dan iklan di kota, bukan berisi wajah Walikota melainkan kontrak-kontrak standar pelayanan tiap Dinas di kota Bandung,” tutur Bernardus.

(ema/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini