Kepala biro kepegawaian Pemprov Jabar Ayip Rifa'i saat dihubungi melalui telepon, Rabu (14/5/2008), mengaku belum mengetahui adanya permintaan tersebut.
"Belum ada konfirmasi mengenai permintaan komisi A tersebut. Saya sendiri tidak mengetahui kalau ada permintaan untuk mengidentifikasi pegawai-pegawai yang diduga terlibat NII. Saya lagi di Depdagri, lagi ada seminar. Mungkin nanti setelah saya pulang," kata Ayip.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia menyatakan tidak mungkin ada pegawai di lingkungan Pemprov yang terlibat NII. "Tidak mungkin ada yang terlibat kalau menurut saya," tandasnya.
(afz/ern)










































