Menurut informasi dari warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, mengaku mereka ketahui rumah RZ adalah koperasi usaha. Jenis koperasinya pun warga tidak tahu menahu. "Biasa awal-awalnya kita tidak curiga sama sekali dengan kegiatan mereka. Kita sempat shalat dan ngaji bareng di mesjid sekitar," ujarnya saat ditemui di dekat rumahya di kawasan Riung bandung, Selasa (13/5/2008).
Diketahuinya, RZ bersama istrinya sehari-hari berprofesi sebagai wirasawata. RZ sebagai distributor donat sedangkan istrinya sebagai pedagang kupat tahu dan gado-gado di kawasan Metro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RZ sendiri mendiami rumah yang dijadikan sebagai salah satu sekretariat NII tersebut sudah 3 tahun. Untuk pertama kali, RZ hanya mendiami rumah tersebut selama dua tahun. Tahun ketiga RZ pindah. Setelah satu tahun dia kembali menempati rumah tersebut. RZ yang mengklaim sebagai staff residen dari propinsi Jabar Selatan mendiami rumah tersbeut bersama istri dan tiga orang anaknya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian menangkap 35 anggota NII pada 20 April lalu di tiga lokasi, yaitu Riungbandung (rumah RZ-red), Ciwidey, dan Cihanjuang. Mereka ditangkap ketika sedang melakukan pembaitan NII. Saat ini, 17 diantaranya sudah menjadi tersangka dan ditahan pihak kepolisian.
(ema/ern)










































