Iklan Dede Yusuf Bisa Pengaruhi Bawahan dan Pengadaan Barang

Iklan Dede Yusuf Bisa Pengaruhi Bawahan dan Pengadaan Barang

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2008 12:59 WIB
Bandung - Tak hanya azas kepatutan dan legal aspek yang dipersoalkan jika Dede Yusuf tetap menjadi bintang iklan sebuah produk, namun psikologis bawahan serta kekhawatiran produknya akan mempengaruhi kebijakan saat pengadaan barang, menjadi alasan kenapa Dede Yusuf harus mundur dari bintang iklan.

Demikian disampaikan Pengamat Pemerintahan dan Politik Unpar Asep Warlan saat berbincang dengan detikbandung melalui telepon, Selasa (13/5/2008). "Dengan posisinya sebagai kepala daerah, nantinya khawatir ada beban psikologis di bawahan kalau harus membeli produk yang dia bintangi. Ingat ya, jadi bintang iklan itu bukan hanya sekedar syutingnya, tapi melekatnya produk itu pada dirinya. Nah jika seperti ini tidak baik," jelasnya.

Selain itu, lanjut Asep, Dede Yusuf yang menjadi bintang iklan sebuah sepeda motor bisa saja akan mempengaruhi kebijakannya saat pengadaan barang. "Contoh akan ada pengadaan sepeda motor, nah bisa saja kan motor yang dibintangi Dede Yusuf yang dipilih hanya karena kepala daerah jadi bintang iklan itu," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan larangan kepala daerah berbisnis sudah mutlak. Jika Dede Yusuf tetap tidak mundur saat dirinya sudah dilantik sebagai wakil gubernur, maka dia melanggar aturan.

"Seyogyanya sebagai negarawan yang mempunyai kearifan, Dede Yusuf mundur dari bintang iklan. Jangan sampai orang-orang mengkait-kaitkan suatu produk dengan dirinya, saya rasa itu melanggar etika publik dan etika pemerintahan," tegas Asep.
Β 

(ern/ern)


Berita Terkait