Amalia Hafiza (8), siswi kelas 2 SD Mandiri I Cimahi diajak pergi oleh perempuan tak dikenal yang mengaku kawan ibunya, sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (7/5/2008). Amalia masuk kelas pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
"Namun saat mobil jemputan perumahan mau jemput anak saya, Amalia engga ada. Trus sopir mobil jemputan lalu menelepon saya," ujar Ayah Amalia, Edi Tarmedi, saat berbincang dengan detikbandung melalui telepon, Kamis (8/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ada yang melihat Amalia katanya pergi dengan ibu muda sebelum masuk kelas," tutur Edi. Dia mengaku belum melapor ke polisi, karena masih belum 1x24 jam anaknya hilang.
Akhirnya dengan dibantu beberapa temannya, Edi mencari Amalia di seputar Kota Cimahi, namun hingga Rabu malam masih nihil. Hingga akhirnya pukul 22.00 WIB, dirinya ditelepon warga Jalan Rajawali yang menemukan Amalia di jalan raya.
"Katanya anak saya menangis di pinggir jalan, makanya warga dekati. Untungnya anak saya hapal nomor handphone saya. Akhirnya salah seorang warga menelepon saya," ujar Edi yang mengaku menjadi sedikit trauma.
Ketika ditanya dibawa kemana saja Amalia oleh si penculik 09.30 WIB hingga 22.00 WIB atau sekitar 12,5 jam, Edi mengaku anaknya tidak bercerita banyak. "Saya juga engga nanya-nanya. Kasihan anaknya. Dia malah minta maaf pada saya dan janji tidak akan mau lagi diajak orang asing," tuturnya.
(ern/ern)











































