Pengusaha Angkutan Was-Was Alami Gulung Tikar

BBM Naik

Pengusaha Angkutan Was-Was Alami Gulung Tikar

- detikNews
Rabu, 07 Mei 2008 14:23 WIB
Bandung - Para pengusaha angkutan umum khawatir kenaikan tarif akan menjadi ancaman usaha jasa angkutan umum. Mereka was-was masyarakat mencari solusi sendiri-sendiri, seperti beralih ke angkutan moda lain seperti sepeda motor.

Ketua Organda Jabar Andriansyah menyatakan kenaikan harga BBM ini menjadi bumerang bagi pengusaha jasa angkutan umum. Sebab jika menaikan tarif angkutan terlalu tinggi, maka load factor akan menurun. Namun jika tarif tidak dinaikan maka biaya operasional jasa angkutan akan membengkak.

"Ujung-ujungnya para pengusaha akan bangkrut. Jika tidak diperhatikan oleh pemerintah, maka dalam jangka menengah jasa angkutan akan hilang," ujarnya cemas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecemasan para pengusaha jasa angkutan makin menjadi, kata dia, jika masyarakat mencari solusi masing-masing dengan memilih alternatif angkutan moda lain seperti sepeda motor. "Kredit sepeda motor sekarang ini kan murah. Kalau tarif angkutan umum naik, bukan tidak mungkin mereka lebih memilih membeli motor," tuturnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus mengambil kebijakan yang bisa menyelamatkan usaha jasa angkutan umum. "Salah satunya dengan memberikan BBM bersubsidi khusus untuk angkutan umum," tuntutnya.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini