Guru Mendapat Ancaman pada Hardiknas

Guru Mendapat Ancaman pada Hardiknas

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2008 12:51 WIB
Bandung - Hari Pendidikan Nasional banyak diramaikan dengan aksi demo oleh guru di tanah air. Di Bandung, sebagian besar guru urung berdemo. Pasalnya guru diancam akan turun golongan jika ikut berdemo.

Salah satu aksi demo yang 'kehilangan personel', aksi di kantor DPRD Kota Bandung, Jumat pagi (2/5/2008). Iwan Hermawan perwakilan Dewan Pendidikan Rakyat (DPR) sebagai penggalang aksi ini mengaku mendapat laporan adanya ancaman pada guru.

Belum diketahui pasti bentuk ancamannya berasal darimana, namun diungkapkan bahwa ancaman tersebut disampaikan berantai antar guru.

"Saya mendapat laporan dari beberapa rekan guru bahwa terdapat ancaman jika ikut berdemo," tutur Iwan ketika dihubungi detikbandung, Jumat (2/5/2008).

Iwan menyebutkan salah seorang guru dari SMP 9 melaporkan kepadanya mengenai hal tersebut. Guru yang tidak ingin disebutkan namanya itu menyatakan bahwa di SMP 9 tersebar isu ancaman. Isu yang beredar tersebut diduga berasal dari sekolah lain. Padahal menurut Iwan, awalnya para guru di SMP 9 sangat antusias untuk melaksanakan aksi untuk peringati Hardiknas.

"Akhirnya dari SMP 9 sama sekali tidak ada yang hadir," tuturnya.

Hal ini, lanjut Iwan, sangat disayangkan. Dirinya mengaku tidak mengetahui asal ancaman tersebut dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk mengusut hal tersebut. Menurut Iwan, guru tidak pada kapasitas untuk melakukan penyelidikan.

"Guru itu tidak punya kuasa apa-apa. Salah-salah kalau ikut menyelidiki malah terkena sanksi," ungkapnya.

(twi/twi)


Berita Terkait