Aksi damai dengan membagikan 610 bunga mawar ini dilakukan oleh Partai Pemuda Indonesia (PPI). Puluhan angota PPI turun ke pelataran Bandung Indah Plaza (BIP), Jalan Merdeka, Kamis (1/5/2008) pukul 15.00 WIB. Ketua DPC PPI Bandung, Peppy Badru mengutarakan bahwa angka 610 melambangkan kekecewaan buruh.
Diungkapkan Peppy, selama 122 tahun peringatan May Day, buruh mengalami lima poin kekecewaan. Jika kedua angka tersebut dikalikan, menghasilkan angka 610 yang menjadi acuan jumlah mawar yang dibagikan.
"Kami turut berduka cita atas matinya kepedulian dan nurani penguasa terhadap sumber daya manusia bangsa. Kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kebodohan kita sebagai masyarakat bangsa. Belum ada kesadaran bahwa penindasan buruh menuju pemusnahan bangsa," tutur Peppy.
Termasuk dalam lima kekecewaan tersebut, yakni kemiskinan yangmasih merajalela dan pendidikan tidak menjamin masa depan anak bangsa. Selain itu, dinilai masih ada jutaan usia produktif yang masih menganggur.
"Sementara yang bekerja haknya ditindas dan keringatya diperas," tutur Peppy
Terakhir, undang-undang tenaga kerja yang menjadi sandaran harapan dirasakan tidak berpihak pada buruh. Justru menguntungkan bagi pemilik modal.
Pembagian bunga yang berlangsung selama 15 menit tersebut berjalan lancar, meski tanpa pengawalan pihak polisi. Berdasarkan pantauan detikbandung, hanya terdapat dua personel sekuriti dari pihak BIP. Aksi ini disambut baik oleh masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan BIP.
(twi/twi)











































